, , , , ,

Hasil Piala Dunia 16 juni 2026: 4 Pertandingan, 4 Imbang!

oleh -19 Dilihat
oleh
hasil-piala-dunia-16-juni-2026

Selasa, 16 Juni 2026 — Tanggal ini akan lama dikenang dalam sejarah Piala Dunia. Empat pertandingan berlangsung dari Atlanta hingga Los Angeles, dan keempat-empatnya berakhir imbang. Spanyol, Belgia, serta Uruguay — tiga tim favorit — gagal meraih satu pun kemenangan. Dengan demikian, hari ini sejatinya milik para underdog. Simak selengkapnya Hasil Piala Dunia 16 Juni 2026 dalam rekap lengkap berikut ini.


GRUP TIM 1 SKOR TIM 2 LAPANGAN
Grup H Spanyol 0 – 0 Cape Verde Atlanta Stadium
Grup G Belgia 1 – 1 Mesir Lumen Field, Seattle
Grup H Arab Saudi 1 – 1 Uruguay Miami Stadium
Grup G Iran 2 – 2 Selandia Baru SoFi Stadium, Los Angeles

Spanyol 0–0 Cape Verde | Grup H — Atlanta Stadium

Inilah kejutan terbesar hari ini, bahkan mungkin terbesar sepanjang turnamen hingga saat ini. Spanyol tampil sebagai juara Eropa yang bandar taruhan unggulkan dengan odds -1200, namun mereka gagal membobol satu gol pun ke gawang Cape Verde — tim debutan yang datang tanpa nama besar namun penuh nyali.

Bintang sejati malam itu bukan pemain Spanyol mana pun, melainkan Vozinha, penjaga gawang Cape Verde berusia 40 tahun. Dia berdiri kokoh dan menghalau setiap tembakan, sehingga bintang-bintang La Furia Roja satu per satu kehilangan kesabaran. Bahkan setelah Lamine Yamal masuk dari bangku cadangan di babak kedua, Spanyol tetap tidak mampu mengubah keadaan.

Selain itu, ESPN mencatat bahwa striker Mikel Oyarzabal menghabiskan 30 menit penuh tanpa sekali pun menyentuh bola — gambaran betapa minimnya kontribusi lini depan Spanyol malam itu. Oleh karena itu, Al Jazeera Sport menyebut hasil ini sebagai “kejutan sejati” yang setara dengan kekalahan Argentina dari Arab Saudi di Qatar 2022.

Dampak klasemen: Spanyol masih berpeluang lolos, namun mereka wajib menang di dua laga berikutnya melawan Arab Saudi dan Uruguay. Jika mereka kalah head-to-head lawan Uruguay, mereka berisiko finis sebagai runner-up grup — yang berpotensi mempertemukan mereka dengan Argentina di babak 32 besar.


Belgia 1–1 Mesir | Grup G — Lumen Field, Seattle

Kejutan berlanjut di Seattle. Bleacher Report sebelumnya menyebut Belgia sebagai tim paling diunggulkan di Grup G, namun kenyataannya mereka hampir pulang dengan tangan kosong setelah Mesir mengancam mereka sepanjang pertandingan.

Mesir membuka keunggulan lewat gol Emam Ashour di menit ke-19, setelah mereka mengeksploitasi kelengahan lini belakang The Red Devils. Selama hampir satu jam, Belgia terus menyerang namun gagal mencetak gol. Kevin De Bruyne bahkan melepaskan tendangan bebas yang membentur tiang di menit ke-60 — dan momen itulah yang, menurut Bleacher Report, memantik kebangkitan Belgia.

Akhirnya, gol penyama kedudukan datang secara dramatis di menit ke-66. Romelu Lukaku baru saja masuk sebagai pemain pengganti, dan hanya dalam 23 detik dia langsung memicu kemelut di depan gawang Mesir. Akibatnya, Mohamed Hany menceploskan bola ke gawang sendiri dan skor berubah menjadi 1-1 hingga peluit akhir berbunyi.

Sementara itu, Mohamed Salah — yang belum 100% pulih dari cedera paha belakang — meninggalkan lapangan di menit ke-76. Meskipun Mesir gagal menang, mereka tampil jauh melampaui ekspektasi. Akan tetapi, rekor buruk mereka tetap berlanjut: delapan pertandingan Piala Dunia tanpa satu pun kemenangan sejak debut pada 1934 — catatan terpanjang kedua dalam sejarah Piala Dunia setelah Bolivia.


Arab Saudi 1–1 Uruguay | Grup H — Miami Stadium

Grup H semakin kacau. Arab Saudi tampil mengejutkan dengan membuka keunggulan lebih dulu atas Uruguay, tim yang jauh lebih banyak pihak unggulkan sebelum pertandingan.

Gol itu lahir di menit ke-41 ketika bek tengah Abdulelah Al-Amri menyambar bola rebound setelah kiper Fernando Muslera gagal menangkap dengan sempurna. Selanjutnya, Uruguay yang Marcelo Bielsa arsiteki terus menekan, namun pertahanan disiplin Arab Saudi berhasil membuat mereka frustrasi selama hampir 40 menit.

Akhirnya, Maxi Araújo mencetak gol penyama di menit ke-80 setelah memanfaatkan umpan silang dan kecerobohan kiper Arab Saudi Mohammed Al-Owais. Meskipun demikian, Bleacher Report menilai ini bukan peragaan sepak bola yang indah dari Uruguay.

Dampak klasemen: Keempat tim di Grup H — Spanyol, Cape Verde, Arab Saudi, dan Uruguay — kini semuanya mengoleksi 1 poin. Dengan demikian, Grup H menjadi grup paling terbuka dan tak terprediksi di Piala Dunia 2026 sejauh ini.


Iran 2–2 Selandia Baru | Grup G — SoFi Stadium, Los Angeles

Pertandingan penutup hari ini sekaligus menjadi yang paling menghibur dan dramatis. Iran dan Selandia Baru menyajikan duel berkecepatan tinggi penuh gol, saling balas, dan ketegangan yang tidak pernah kendur hingga peluit akhir berbunyi.

Selain di lapangan, laga ini juga menanggung konteks luar biasa di luar lapangan: Iran memindahkan base camp mereka dari Arizona ke Tijuana, Meksiko, akibat ketegangan geopolitik dengan Amerika Serikat. Meskipun begitu, begitu wasit meniup peluit kick-off, para pemain Iran turun bermain seolah tanpa beban.

Selandia Baru langsung mengejutkan Iran di menit ke-7 ketika Elijah Just melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan matang kapten Chris Wood. Kemudian Iran membalas dan sempat berbalik unggul, sebelum akhirnya Selandia Baru menyamakan kedudukan kembali menjadi 2-2. Yahoo Sports pun menyebutnya sebagai “pertarungan bolak-balik yang mendebarkan”.

Meskipun Iran menguasai bola lebih banyak dengan catatan 53% berbanding 47% Selandia Baru, efektivitas serangan tetap menjadi kelemahan utama mereka. Oleh karena itu, pelatih menarik kapten Mehdi Taremi (Olympiakos) keluar di menit ke-79, sementara Chris Wood (Nottingham Forest) terus bertarung keras hingga peluit akhir.

Dengan hasil ini, Selandia Baru mencatat rekor 0 menang, 3 seri, 4 kalah sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia. Meski demikian, hasil seri malam ini adalah salah satu pencapaian yang paling mereka banggakan.


Klasemen Sementara Setelah Matchday 1

Grup G

TIM MAIN MENANG SERI KALAH SG POIN
Belgia 1 0 1 0 0 1
Mesir 1 0 1 0 0 1
Iran 1 0 1 0 0 1
Selandia Baru 1 0 1 0 0 1

 

Grup H

TIM MAIN MENANG SERI KALAH SG POIN
Spanyol 1 0 1 0 0 1
Cape Verde 1 0 1 0 0 1
Arab Saudi 1 0 1 0 0 1
Uruguay 1 0 1 0 0 1

Analisis: Apa Artinya Semua Ini?

Model prediksi Nate Silver yang ESPN kutip mencatat bahwa hasil 0-0 Spanyol secara signifikan menurunkan peluang mereka memenangkan turnamen. Meskipun demikian, ada satu kabar baik: hasil seri Uruguay membuka jalan bagi Spanyol untuk tetap menjadi juara grup, asalkan mereka menang dalam pertemuan langsung.

Untuk Grup G, Belgia masih menjadi favorit utama untuk lolos. Namun demikian, Mesir, Iran, dan Selandia Baru kini sama-sama mengoleksi 1 poin dan siap memperumit persaingan. Selain itu, Grup H bahkan tampil lebih dramatis: kedelapan tim dari dua grup ini semuanya sejajar — situasi yang hampir mustahil para pengamat prediksi sebelum turnamen bergulir.

Yahoo Sports merangkumnya dengan tepat: “Senin ini milik para underdog di Piala Dunia 2026.” Format 48 tim yang untuk pertama kalinya FIFA terapkan di edisi ini terbukti benar-benar membuka turnamen bagi negara-negara yang selama ini hanya jadi penonton.


Jadwal Berikutnya — Grup G & H

  • Belgia vs Iran — 22 Juni 2026, 02.00 WIB
  • Selandia Baru vs Mesir — 22 Juni 2026, 08.00 WIB
  • Spanyol vs Arab Saudi — 21 Juni 2026, 23.00 WIB
  • Uruguay vs Cape Verde — 22 Juni 2026, 05.00 WIB

Berita ini disusun berdasarkan laporan langsung dari ESPN, Bleacher Report, Yahoo Sports, Al Jazeera Sport, NBC News, dan World Soccer Talk. Data skor dari livescore resmi. Terakhir diperbarui: 16 Juni 2026, 23.30 WIB.

Jangan sampai kamu ketinggalan update terbaru Piala Dunia 2026! Selain itu, pastikan kamu mengikuti berita bola, perkembangan klasemen dan jadwal pertandingan berikutnya hanya di Bol368 agar tidak melewatkan momen-momen bersejarah turnamen akbar 4 tahunan ini!

No More Posts Available.

No more pages to load.